Aku
sadar dengan situasi yang sedang aku alami ini, bukan hal yang mudah dan
menyenagkan, melainkan sebuah hal yang mengecewakan dan menggalaukan. Bagaimana
tidak, seorang gadis sedang dilanda dilemma. Sebenarnya, dilemma itu telah
sirna ketika dia menemukan seorang yang dapat membuatnya ceria, dan bahagia.
Namun… takdir berkata lain. Hanya dalam hitungan hari, dia merasa bahagia.
Setelah itu dia dihempaskan begitu saja oleh laki-laki yang telah membuatnya
bahagia, entah apa akibat perpisahan mereka, yang hingga kini perasaan galau
masih sangat lekat dihatinya. Namun baru-baru ini, si gadis merasakan ada
sesuatu yang menghinggapinya. Perasaan yang membuatnya nyaman dengan perhatian
yang sebelumnya dia dapat. Tetapi, si gadis belum bisa berlapang dada membuka
hati kepada seseorang yang baru dia kenal. Gadis itu merasa nyaman dibuatnya,
namun…entah apa yang membuatnya galau, tetap saja..dia belum berai membuka hati
untuk jiwa yag baru. Gadis ini tidak menyukai sesuatu yang berlebihan, gadis
ini simple, tp tak bisa ditebak. Terkadang dia kukuh dengan pendiriannya, namun
di sisi lain, dia lemah terombang ambing oleh keadaan. Gadis ini sedang
merindukan mantan pacarnya yang telah dia pacari selama 3 tahun… dia sangat
merindunya, bukan berarti rindu itu masih cinta, melainkan dia rindu dengan
sikap deasanya yang membuatnya nyaman berada disisinya. Gadis itu merindukan
sosok pendamping yang setia dan bisa mengertinya, bukan sosok yang menyakitinya
lalu mengehmpaskannya begitu saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar